Jumat, 09 Januari 2015

Me time yang cukup berbicara

8 Januari 2015
Sore ini..

          Sore ini matahari bersinar seperti senter yang hampir sekarat, tatanan awan diatas sana membentuk susunan lukisan indah laksan ombak yang menabrakkarang besar sehingga terjadi benturan keras. Lekuk-lekuk dari setiap detail percikan airnya tergambar jelas, detik demi detik bergerak pelan. Seorang lelaki muda berbadan berisi sedang duduk mengharap jawaban dari setiap permasalahan yang sedang ia hadapi. Daun setinggi lutut sedang bergoyang karena terkena dentuman ombak keras tak terlihat yang berhembus begitu saja membuat lukisan indah yang mampu bergerak.. Dia tersadar sejenak saat mendengar suara anak kecilyang sangat ramai, ternyata mereka sudah berda di dekatnya, saling bercengkerama. Terbesit sebuah niatan untuk berdansa dengan mereka dalam bentuk permainan.. haha nampak wajah yang sangat bahagia terpancar dari wajah anak laki-laki muda itu. Yang sebelumnya terlihat muram dan tanpa harapan. Hanya dengan membantu anak-anak kecil yang berdansa dengan permainannya saat itu. Permaina itu disebut “Lomba mengambil buah Talok”, dalam permainan ini siapa yang mendapatkan talok paling banyak maka dia adalah sang juaranya. Haha, cara yang cukup efektif untuk membuatmu bahagia adalah membantu orang lain. Seperti yang laki-laki muda ini lakukan. Saat dia merasa seperti tak diharapkan keadaannya sekarang, keadaanya meminta dia untuk bermalas-malasan, hidup tanpa tujuan. Hanya dengan sedikit “me time” ini dia benar benar merasa hidup kembali. Dan siap untuk menyegarkan pada tantangan hidup selanjutnya.

           Hembusan angin yang menyegarkan ini tak sampai hanya pada saat itu saja. Saat itu dia mencoba untuk mencari penguatan dalam hidupnya. Yaitu mengikatkan dirinya pada semangat orang lain, bukan berarti dia menggantungkan emosi dan perasaannya pada orang-orang itu. Dia sejenak berangkat dan langsung melangkahkan kaki pada tempat berbeda. Tempat dimana semua orang mengeluarkan keringatnya dengan deras, dengan usaha keras, diikuti suara ngos-ngosan. Disana angin benar benar menerpa wajah lelaki muda itu sehingga dia benar-benar merasa segar seketika. Dimana dia sudah tidak merasakan beban lagi. Sejenak angin itu mengangkat semua bebannya. Benar-benar angin yang sangat menyegarkan sore itu. Waktu terasa begitu cepat tak terasa angin itu mengantarkan dia pada gelapnya malam. Dan sejuknya suasana itu ditambah siraman air ke kulitnya saat ada suara panggilan dia terhadap tuhanNya dan dia menyegerakan langkahnya ke arah tempat persujudan itu.

          Angin menenangkan ini tak berhenti begitu saja. Ia benar-benar mengikuti lelaki ini kemanapun dia beranjak melangkahkan kakinya untuk berpijak. Selesai dia melakukan pemujaan terhadap Tuhan semesta alam yang maha esa itu. Segera ia berjalan mencari tempat yang tepat untuk berbagi kesulitannya dengan seorang teman dekatnya. Sebuah stik dingin berisi aneka rasa dapat menyatukan dua percakapan dari dua arah yang berbeda saat itu. Mereka dudukberdua di pinggir jalan melihat orang yang lalu lalang, para wanita menyeberangi jalan, penumpang yang turun dari angkotnya. Cukup gemilang sekali sinar sinar berhamburan di matanya. Pancaran sinar dan kombinasi warna yang indah dipandang sejenak dipadukan dengan aroma yang sedang berhembus saat itu serta angin yang tetap berhembus menerpa helaian rambut keren itu. Benar-benar hari yang menenangkan



~Kadang kamu butuh pundak dan telinga orang lain untuk berbagi tantangan hidup yang kau hadapi~


Selamat malam

Terima kasih sudah mendengar
Salam sehat jiwa

Rabu, 07 Januari 2015

Suasana UAS yang baru aku sadari..

6 Januari 2015

Suasana ini..

          Awal tahun yang cukup indah untuk memperbarui niat, target/sasaran hidup serta impian. Yak, selamat datang diawal tahunyang cukup indah dimana kau bisa menghirup udara segar sedikit beraroma bubuk mesiu yang telah diserangkan kepada awan nan indah diatas sana. Tepat hari ini jam 07.30 WIB diadakan ulangan semester dengan jadwal Matematika Teknik I dari Pak sigit.. Dosen kece yang bisa bikin kamu hopeless mendadak saat mager menyerangmu..
          Pagi ini suasana kelas berawal cukup kondusif, tenang, dan sepi. 5 Menit mulai berlalu suasana masih tampak sama mulai 1-5 teman kami masuk kelas mencari bangku yang paling belakang.. 10 menit berlalu.. 10-15 teman kami mulai masuk dan suasana mulai gaduh.. Bahkan mulai ada seorang teman kami sebut saja aza, dia mulai mengganggu teman-temannya yang sedang belajar untuk fokus UAS yang seharusnya sudah dimulai.. 30 menit berlalu dari jam masuk awal.. mulai banyak dari teman kami yang keluar kelas sejenak mencari udara segar, ada yang beranjak ke kantin untuk mencari sarapan, dan beberapa memilih bertahan didalam kelas dengan segala kondisi yang sangat tertekan dan tidak menenagkan..
          Tibalah saat itu, salah satu ketua kelas dari Pak Sigit ada yang tampak senang, yaps itu adalah teman aza yang dari aza datang ia ganggu. Sebut saja risa, anak perempuan yang cukup tinggi berbadan tidak gendut dan berpenampilan terbaik saat ada pacarnya serta anak yang moody.. Sejenak dia mengatakan bahwa Pak Sigit sudah mengirim sms ke ponsel nya. Tiba-tiba raut wajah satu kelas mulai berubah bermacam macam. Ada yang kaget “Hah, sa Pak Sigit sms? Sms apa?”, ada yang menaggapinya dengan santai, “aaeeelaaah palingan juga ijin telat..” sambil nyengir, ada juga yang menanggapinya dengan diam tak menucapkan sepatah katapun dan muka yang datar serta telinga yang bersiap mendengarkan kabar baik dari Sang Ketua Kelas satu ini..
          Ternyata apa yang diharapkan semua orang terjadi, setelah semalaman mendapat pesan yang mengkhawatirkan dari Ibu Ketua Kelas ini. Pak Sigit mengirimkan pesan kepada ketua kelas kita ini yang berisi bahwa hari ini tidak ada ujian tertulis cukup absen saja semuanya. Sebuah kebahagiaan atau jebakan yang tak terelakkan terjadi. Sebuah kebahagiaan jika kau bisa dan selesai 'semuanya' tugas UAS nya, dan sebuah jebakan kesedihan yang telak jikau kau tak bisa mengerjakannya bahkan tidak bisa mengumpulkan tugas itu sesuai apa yang dikatakan Pak Sigit ini.
         Sungguh tak menyangka aku ini bisa melihat ekspresi wajah mereka, sejak datang, menunggu, hingga saat pulang tiba. Beruntungnya aku mendapatkan objek massal soal perubahan emosi, gejala psikis, gejala non-psikis, perubahan susunan pola pikir, perubahan rencana, kematangan senyuman, dan sebagainya.. Hari ini kau baik.. dan akan lebih baik lagi.. Jangan malas.. Tambahkan bubuk niat dan ambil sejumput kemalasanmu.. Demi Ibadahmu yang lebih baik..



~Jadikan dirimu lebih bermanfaat untuk orang lain ketimbang diri sendiri~







Selamat Siang
Terima kasih sudah membaca
Salam Sehat Jiwa