8 Januari 2015
Sore ini..
Sore ini matahari
bersinar seperti senter yang hampir sekarat, tatanan awan diatas sana
membentuk susunan lukisan indah laksan ombak yang menabrakkarang
besar sehingga terjadi benturan keras. Lekuk-lekuk dari setiap detail
percikan airnya tergambar jelas, detik demi detik bergerak pelan.
Seorang lelaki muda berbadan berisi sedang duduk mengharap jawaban
dari setiap permasalahan yang sedang ia hadapi. Daun setinggi lutut
sedang bergoyang karena terkena dentuman ombak keras tak terlihat
yang berhembus begitu saja membuat lukisan indah yang mampu
bergerak.. Dia tersadar sejenak saat mendengar suara anak kecilyang
sangat ramai, ternyata mereka sudah berda di dekatnya, saling
bercengkerama. Terbesit sebuah niatan untuk berdansa dengan mereka
dalam bentuk permainan.. haha nampak wajah yang sangat bahagia
terpancar dari wajah anak laki-laki muda itu. Yang sebelumnya
terlihat muram dan tanpa harapan. Hanya dengan membantu anak-anak
kecil yang berdansa dengan permainannya saat itu. Permaina itu
disebut “Lomba mengambil buah Talok”, dalam permainan ini
siapa yang mendapatkan talok paling
banyak maka dia adalah sang juaranya. Haha, cara yang cukup efektif
untuk membuatmu bahagia adalah membantu orang lain. Seperti yang
laki-laki muda ini lakukan. Saat dia merasa seperti tak diharapkan
keadaannya sekarang, keadaanya meminta dia untuk bermalas-malasan,
hidup tanpa tujuan. Hanya dengan sedikit “me time” ini dia benar
benar merasa hidup kembali. Dan siap untuk menyegarkan pada tantangan
hidup selanjutnya.
Hembusan
angin yang menyegarkan ini tak sampai hanya pada saat itu saja. Saat
itu dia mencoba untuk mencari penguatan dalam hidupnya. Yaitu
mengikatkan dirinya pada semangat orang lain, bukan berarti dia
menggantungkan emosi dan perasaannya pada orang-orang itu. Dia
sejenak berangkat dan langsung melangkahkan kaki pada tempat berbeda.
Tempat dimana semua orang mengeluarkan keringatnya dengan deras,
dengan usaha keras, diikuti suara ngos-ngosan. Disana
angin benar benar menerpa wajah lelaki muda itu sehingga dia
benar-benar merasa segar seketika. Dimana dia sudah tidak merasakan
beban lagi. Sejenak angin itu mengangkat semua bebannya. Benar-benar
angin yang sangat menyegarkan sore itu. Waktu terasa begitu cepat tak
terasa angin itu mengantarkan dia pada gelapnya malam. Dan sejuknya
suasana itu ditambah siraman air ke kulitnya saat ada suara panggilan
dia terhadap tuhanNya dan dia menyegerakan langkahnya ke arah tempat
persujudan itu.
Angin
menenangkan ini tak berhenti begitu saja. Ia benar-benar mengikuti
lelaki ini kemanapun dia beranjak melangkahkan kakinya untuk
berpijak. Selesai dia melakukan pemujaan terhadap Tuhan semesta alam
yang maha esa itu. Segera ia berjalan mencari tempat yang tepat untuk
berbagi kesulitannya dengan seorang teman dekatnya. Sebuah stik
dingin berisi aneka rasa dapat menyatukan dua percakapan dari dua
arah yang berbeda saat itu. Mereka dudukberdua di pinggir jalan
melihat orang yang lalu lalang, para wanita menyeberangi jalan,
penumpang yang turun dari angkotnya. Cukup gemilang sekali sinar
sinar berhamburan di matanya. Pancaran sinar dan kombinasi warna yang
indah dipandang sejenak dipadukan dengan aroma yang sedang berhembus
saat itu serta angin yang tetap berhembus menerpa helaian rambut
keren itu. Benar-benar hari yang menenangkan
~Kadang
kamu butuh pundak dan telinga orang lain untuk berbagi tantangan
hidup yang kau hadapi~
Selamat
malam
Terima
kasih sudah mendengar
Salam sehat jiwa
Salam sehat jiwa