Rabu, 06 April 2016

Hari Rabuku

Ada banyak cerita setelah sekian lama lari dari semua penulisan cerita ini. Ada banyak kisah yang berisi penyembuhan diri, relaksasi, hingga menempuh cara supaya tetap bisa berbahagia dalam banyak cara menikmari hidup. Syukurnya pagi ini. Mood tidak bagus untuk memulai sesuatu yang sangat antusias dan membutuhkan semangat lebih seperti mengerjakan soal hitungan kali ini.
Rasa mengantuk  dan lelah karena tidur masih menyelimutiku.

Well, menjadi orang yang berbeda terutama di Indonesia bukanlah hal yang mudah dan mungkin begitulah kebiasaan yang ada diseluruh dunia, different is a mistake itu hanya penilaian beberapa orang yang masih mempunyai sisi pandang yang sempit. Manusia memiliki potensi pada masing masing sisi nya. Tidak bisa kita membandingkan potensi yang tidak kita miliki dengan orang yang sangat berpotensi dan berpengalaman dalam potensi itu. Mungkin akan ada pertanyaan, “bukankah semua nya tergantung kemauan kita atas sesuatu?” ya itu benar dan tidak salah.

Beberapa minggu terakhir ini, topik semacam inilah yang selalu menghiasi percakapan antara kami (Aku, Abyan, dan Kemal). Selalu tentang memaksimal kan potensi selama kita masih bersama. Aku dengan segala misiku ingin lebih kurus supaya ideal, Kemal dengan segala misi supaya segera lulus dengan IP yang baik, dan abyan dengan segala kesibukannya ingin mahir dalam hal seni dan lulus gelar elektro.

Meski aku inign kurus bukan berarti aku nggak ingin lulus lho ya.. :D

Masih awal bulan jika ingin membicarakan soal keuangan. Sangatlah tabu membicarakan soal keungan di tanggal muda seperti ini. Tapi tak apalah selagi ada ide untuk menuangkannya pada baris dan kalimat dalam lembaran cerita pagi ini. Sejak 3 bulan yang lalu keuanganku sangatlah mengkhawatirkan. Sejak 3 bulan terkahir kejadian tutup tambal sering aku lakukan sembari bertahan hidup sembari melunasi semua penutupan lubang. 2 bulan terakhir berjalan lancar dan sebulan terakhir inilah yang  penuh gejolak terlalu banyak hal yang dipertanyakan kebutuhan dan keinginan membeli sesuatu.

Mau ngobrolin apalagi ya? Hmm..


Mager Kemageran ini terlalu berlarut-larut hingga tugas sama sekali belum dikerjain. Ada banyak tugas sebenernya hanya saja tubuh ini terlalu malas bergerak sehingga semuanya tertunda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar